Surabaya – Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Seminar Public Speaking pada Rabu (22/4). Sebagai wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan menyampaikan gagasan di depan orang lain.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus C UNUSA ini diikuti setidaknya 50 peserta. Selain itu, gelaran ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengimplementasikan kemampuan public speaking yang telah diperoleh dalam seminar sebelumnya.

Para peserta tidak hanya belajar cara berbicara, tetapi juga berlatih cara menyampaikan pesan dengan percaya diri, jelas, dan menarik. Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan gagasan mereka dengan gaya masing-masing.

“Bukan hanya tentang apa yang kita katakan, tetapi bagaimana kita menyampaikannya agar orang lain benar-benar mau mendengarkan,” ujar pemateri Seminar Public Speaking UNUSA Anjani Citra Ningrum.

Kegiatan ini bertujuan membantu peserta mengatasi rasa ragu dan takut ketika berbicara di depan orang lain. Melalui latihan secara langsung, peserta didorong untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan isi pikiran dan berani menggunakan suara mereka sendiri.

Salah satu peserta Al-Batha Mabang Miro mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam berbicara di depan orang lain.

“Awalnya saya masih merasa ragu dan takut salah ketika berbicara. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih percaya diri untuk menyampaikan pendapat,” katanya.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Rasa tegang dan gugup yang dirasakan peserta justru menjadi bagian dari proses belajar. Setiap peserta memiliki kesempatan untuk mencoba, melakukan kesalahan, dan belajar menyampaikan pesan dengan lebih baik.

Melalui kegiatan ini, FEBTD UNUSA tidak hanya mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi yang dapat digunakan dalam kegiatan perkuliahan, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari. Hal ini juga menunjukkan komitmen UNUSA dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) khusunya pada poin 4 yakni kualitas pendidikan.

Kegiatan RTL Seminar Public Speaking menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki suara dan cara penyampaian yang berbeda. Dengan terus berlatih, rasa ragu dapat berubah menjadi keberanian untuk berbicara dan menyampaikan gagasan.

“Ternyata aku bisa!” menjadi salah satu pengalaman yang diharapkan muncul dari kegiatan ini. Sebab, kemampuan berbicara bukan hanya tentang seberapa banyak seseorang berbicara, tetapi tentang bagaimana pesan dapat disampaikan sehingga dapat dipahami dan didengarkan oleh orang lain.(IP)