Kolaborasi Himpunan Mahasiswa D-IV Analis Kesehatan (Himankes) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dengan Ikatan Alumni TLM UNUSA dan LPPP Laboratorium Medik Utama merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas profesionalisme ahli laboratorium medis. Yakni dengan menggelar Webinar Nasioal STROMA GEN 8.0 bertajuk βUpdate Hemostasis pada Hemofilia: Diagnosis Presisi dan Tantangan Laboratoriumβ pada Sabtu (11/7).
Kegiatan ilmiah ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan atau SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui penguatan kapasitas tenaga medis, kualitas pengujian laboratorium kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Diikuti oleh lebih dari 200 peserta, baik mahasiswa hingga praktisi kesehatan. Forum ilmiah ini menyoroti krusialnya akurasi pengujian laboratorium pada penderita hemofilia. Pasalnya, kompleksitas kelainan pembekuan darah menuntut kesiapan tenaga teknis laboratorium dalam meminimalisasi potensi kesalahan pada tahap pra-analitik maupun analitik.

βDosen D-IV Analis Kesehatan UNUSA, Dr. Gilang Nugraha, S.Si., M.Si., hadir sebagai salah satu narasumber utama yang mengupas pendekatan sistematis dalam pemeriksaan hemostasis. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya presisi laboratorium sebagai penentu tindakan medis selanjutnya.
β”Pemeriksaan hemostasis pada kasus hemofilia menuntut ketelitian tinggi, di mana akurasi hasil laboratorium menjadi kunci utama bagi dokter dalam menentukan diagnosis yang presisi serta penanganan pasien yang tepat,” tegasnya.
Diskusi interaktif yang terbangun sepanjang gelaran acara ini menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi di lapangan. Melalui penguatan wawasan ilmiah ini, lulusan Analis Kesehatan UNUSA diharapkan makin siap menghadapi perkembangan teknologi laboratorium kesehatan serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia medis nasional. (DRD)