RENCANA Strategis Unusa tahun 2022-2026 mengharuskan FK UNUSA menjadi perguruan tinggi terkemuka tingkat nasional, yakni ASEAN. Unggulan FK UNUSA di bidang preventive medicine perlu dikembangkan hingga mencapai tingkat tersebut, namun hingga saat ini belum ada aktivitas akademik yang dapat mewadahi program internasional ini. 

Adanya kerjasama dengan IOM membuat FK UNUSA  berkesempatan mengembangkan modul elektif kesehatan migran sebagai bagian dari internasionalisasi bidang preventive medicine, kerjasama dengan IOM ini diutamakan berupa pelayanan kesehatan holistik (fisik, mental, keluarga) bagi migran yang dilakukan oleh civitas akademika FK UNUSA .

Modul elektif kesehatan migran merupakan program inovatif yang diajukan oleh FK UNUSA sebagai salah satu upaya untuk menginternasionalkan kurikulum FK UNUSA  Modul ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam perihal isu-isu kesehatan yang berkaitan dengan migran nasional khsususnya migran yang bermukim di SIdoarjo kepada mahasiswa FK UNUSA 

Dalam mengimplementasikan modul elektif kesehatan migran, FK UNUSA  telah melibatkan dosen-dosen yang berkompeten dalam bidang kesehatan migran sebagai pengajar tamu. Di sisi lain, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan di dalamnya, seperti kuliah umum, diskusi kelompok, serta kunjungan lapangan yang pelaksanaannya bertempat di Rumah Komunitas Migran, Sidoarjo, Primebiz Hotel Surabaya.

Pada kegiatan tersebut, preventive medicine dilakukan berupa pelatihan untuk Caregiver dari bidang mental health yang berfokus untuk memberikan wawasan dan keberdayaan para migran perihal gangguan mental, memiliki keterampilan intervensi, serta bagaimana kiat efektif untuk meningkatkan kapasitas migran dalam memberi dukungan emosional kepada individu lain yang memerlukan perawatan kesehatan jiwa; Pelatihan medis sederhana yang berfokus untuk memberikan wawasan serta keberdayaan kepada para migran perihal pemeriksaan kesehatan sederhana meliputi tes antropometri, pemeriksaan gula darah dan tekanan darah; Penyuluhan perihal berbagai macam nyeri kepala serta diagnosa bandingnya, dan juga terdapat pemeriksaan kesehatan gratis untuk kurang lebih 200 orang migran di Rumah Komunitas Migran Sidoarjo; Pelatihan dalam bidang Basic Life Support, Heimlich Maneuver, perawatan Luka Ringan dan Luka Bakar, serta Gawat Darurat Bencana untuk meningkatkan wawasan dan keberdayaan kepada para migran.

Penerapan modul elektif kesehatan migran ini tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswa. mahasiswa dapat berpartisipasi dalam hal perencanaan, koordinasi, serta pelaksanaan perihal modul elektif; mahasiswa juga bisa berbagi terkait pengetahuan kesehatan dengan para migran; mahasiswa juga dapat berperan dalam proyek penelitian atau program pengembangan yang berkaitan dengan kesehatan migran.

Penerapan modul elektif ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa karena mereka merasakan pengalaman untuk bisa turun langsung ke lapangan sehingga bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu yang sudah didapatkan. (***)