Surabaya – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan rapat internal bersama perwakilan organisasi mahasiswa untuk membahas masukan terhadap tata kelola kampus. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MPM dalam mendukung tercapainya indikator Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16, yaitu “Serikat pekerja memberikan masukan tata kelola kepada universitas.”

Rapat ini diadakan sebagai bentuk komitmen MPM UNUSA untuk memastikan mahasiswa memiliki ruang partisipatif dalam proses penyusunan dan evaluasi kebijakan kampus. Dalam forum tersebut, berbagai lembaga kemahasiswaan turut menyampaikan pandangan dan gagasan terkait peningkatan transparansi, efisiensi, serta kesejahteraan mahasiswa di lingkungan universitas.

Melalui kegiatan ini, MPM berperan sebagai wadah yang menjembatani aspirasi mahasiswa agar dapat tersampaikan secara konstruktif kepada pihak universitas. Selain itu, hasil dari rapat ini juga direncanakan akan menjadi bahan rekomendasi bagi lembaga kemahasiswaan untuk mendukung penguatan tata kelola kampus yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh penerapan prinsip good governance di lingkungan pendidikan tinggi, di mana mahasiswa berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, MPM UNUSA turut berkontribusi dalam membangun budaya dialog, kolaborasi, dan akuntabilitas di antara seluruh unsur civitas akademika.

Melalui rapat ini, MPM UNUSA menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga legislatif mahasiswa, tetapi juga sebagai mitra strategis universitas dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, partisipatif, dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).