DALAM upaya meningkatkan kesehatan remaja, Program Studi Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) bekerjasama dengan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al Uswah Surabaya. Melakukan pelatihan dan pengembangan aplikasi berbasis web bernama “NUtrimeta.id”. Bertujuan untuk memantau status gizi dan pre-metabolik sindrom secara mandiri oleh remaja.
Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan 18 kader kesehatan sekolah SMAIT Al Uswah Surabaya dan diikuti oleh siswa-siswi sekolah tersebut. Melalui pelatihan ini, kader kesehatan sekolah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan melakukan pengukuran antropometri. Seperti mengukur berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, dan lingkar lengan lengan atas (LiLA) dengan baik dan benar.
Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Sebelumnya, rata-rata nilai pretest peserta hanya 57,2 persen. Setelah pelatihan, nilai posttest meningkat menjadi 73,8 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mereka terhadap deteksi status gizi dan pre metabolik sindrom. Tidak hanya pengetahuan, keterampilan peserta dalam pengukuran antropometri dan penggunaan aplikasi web juga menunjukkan perkembangan yang pesat, di mana 100 persen peserta mampu melakukan pengukuran dan mengoperasikan aplikasi Nutrimeta dengan baik.

Selain itu, pengembangan aplikasi Nutrimeta yang berbasis website ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat deteksi dini, yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh remaja maupun kader kesehatan sekolah. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi masalah gizi dan risiko pre-metabolik secara mandiri, sehingga dapat dilakukan intervensi sedini mungkin.
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen untuk mencapai target SDGs 3 dan 4, yaitu memastikan kesehatan dan kesejahteraan bagi remaja serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan. Dengan adanya pelatihan dan alat deteksi digital ini, diharapkan remaja di Surabaya mampu memiliki kesadaran dan kemampuan dalam menjaga kesehatan gizi mereka sendiri.(***)