PENDIDIKAN sangat penting untuk membangun masa depan yang berkelanjutan. Namun, tantangan dunia modern tidak lagi terbatas pada menjamin akses ke pendidikan. Penyediaan pendidikan yang berkualitas, adil, dan berorientasi pada pembelajaran seumur hidup turut dipertanyakan. Oleh karena itu, pendidikan berkualitas mencakup inovasi dan infrastruktur juga sangat penting untuk membangun sistem pendidikan yang baik. Bukan hanya mengutamakan pengetahuan, akan tetapi juga literasi, kreativitas, keterampilan teknologi, dan inovasi di bidang pendidikan.
Melalui fenomena tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan PKKMB FKIP UNUSA 2025 ini, diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dari empat program studi, yaitu yaitu S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), S1 Pendidikan Guru PAUD (PG PAUD), dan S2 Pendidikan Dasar.
Dalam kegiatan ini mahasiswa baru memiliki kesempatan untuk mengenal kehidupan akademik dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh kampus. Sekaligus menanamkan semangat untuk menjadi calon pendidik yang beretika, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap masyarakat dan dunia pendidikan.
Melalui tema “VISION: Inovasi Berbasis Nilai untuk Mencetak Pendidik Unggul dan Berkarakter.”, yang berlandaskan kondisi dunia pendidikan saat ini, dimana tuntutan cukup besar untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di era percepatan global ini.
Seorang pendidik modern harus memiliki keterampilan berpikir kritis, literasi digital, kemampuan komunikasi yang baik, dan kemampuan untuk berkolaborasi lintas disiplin ilmu. Oleh karena itu, PKKMB merupakan forum penting bagi mahasiswa baru agar memahami bahwa belajar tidak terbatas pada proses pembelajaran dalam perkuliahan. Namun merupakan proses pembelajaran berkelanjutan yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan, ilmu pengetahuan, dan etika. Kegiatan ini tidak hanya merupakan pengenalan kampus, tetapi juga langkah pertama dalam pembentukan karakter calon guru di masa depan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKKMB menghadirkan dua narasumber inspiratif. Dr. Nafiah, S.Pd.I., M.Pd. memberikan materi berjudul “Pengenalan Internalisasi Nilai, Budaya, dan Etika Kehidupan Kampus” yang menekankan pentingnya pembentukan karakter dan integritas dalam dunia akademik. Sementara itu, Ahmad Abdullah Zawawi, S.Pd., M.Ed. membawakan materi “Peran Strategis Mahasiswa FKIP dalam Era Society 5.0” yang menggarisbawahi pentingnya inovasi, kreativitas, serta kemampuan teknologi dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan.
Meskipun awalnya direncanakan secara langsung, kegiatan ini akhirnya dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Perubahan ini tidak mengurangi antusiasme panitia penyelenggara maupun peserta. Mahasiswa baru tetap antusias untuk mengikuti setiap sesi, berpartisipasi dalam diskusi, dan menyerap nilai-nilai penting yang disampaikan oleh pembicara. Perubahan rencana kegiatan ini terbukti menjadi pengalaman berharga, menunjukkan bahwa bidang pendidikan dapat tetap adaptif, relevan, dan inklusif dalam segala kondisi.
Menariknya, tema yang diusung sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan modern, yang menuntut keseimbangan antara teknologi, nilai-nilai, dan karakter. Panitia menunjukkan tingkat profesionalisme yang tinggi dalam menangani perubahan mendadak dari sistem offline ke online, sementara para pembicara berhasil menginspirasi peserta dengan wawasan dan pengalaman nyata mereka. Acara ini juga berfungsi sebagai platform untuk pelatihan kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi bagi mahasiswa baru, keterampilan yang akan mereka butuhkan baik dalam konteks akademik maupun sosial.
Kendala teknis seperti koneksi internet yang tidak stabil dan keterlambatan dalam koordinasi dengan panitia penyelenggara pada awal acara juga menimbulkan tantangan tersendiri. Mereka membentuk tim teknis khusus untuk mengelola platform Zoom, merevisi jadwal acara, memperkuat komunikasi internal, dan menyiapkan jaringan dan peralatan cadangan untuk memastikan kelancaran acara. Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan semangat inovasi dan keahlian teknologi yang menjadi bagian penting dari tujuan kegiatan ini.
Dampak dari kegiatan ini sangat jelas ketika mahasiswa baru mulai memahami pentingnya menjadi akademisi yang luar biasa, etis, dan inovatif. Mereka menyadari bahwa peran guru tidak hanya terbatas pada pengajaran, tetapi juga mencakup pembangunan peradaban. PKKMB FKIP UNUSA merupakan inisiatif pertama yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi, tanggung jawab sosial, dan pembelajaran berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan dengan semangat SDGs 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan inklusif, serta SDGs 9 yang mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan bersama.
PKKMB FKIP UNUSA 2025 tidak hanya sekadar kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru, tetapi juga merupakan bagian dari upaya untuk membentuk pendidik yang mampu menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini, melalui inovasi berbasis nilai, memperkuat komitmen kampus terhadap pendidikan berkelanjutan yang mengembangkan karakter, kreativitas, dan integritas. Dengan tema “VISION: Inovasi Berbasis Nilai untuk Mencetak Pendidik Unggul dan Berkarakter.”, FKIP UNUSA menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya terbatas pada pendidikan akademis, tetapi juga membentuk pembelajar seumur hidup yang memiliki jiwa mulia dan kemampuan inovasi yang tinggi.(***)