PENYAKIT scabies sering mengakibatkan kerusakan pada kulit dan gangguan kenyamanan akibat adanya rasa gatal yang berlebihan. Tentunya, faktor yang berperan penting pada tingginya prevalensi scabies di Indonesia adalah rendahnya tingkat kebersihan, akses air yang sulit, tingginya kepadatan hunian seperti di penjara dan pondok pesantren.
Dari beberapa kasus scabies, lingkungan merupakan faktor paling dominan penyebab scabies di lingkungan pondok pesantren. Hal ini perlu adanya pembenahan dan perhatian oleh beberapa pihak guna mengetahui faktor yang menyebabkan scabies di pondok pesantren agar kedepannya tindakan pencegahan scabies dapat dilakukan.
Berangkat dari permasalahan banyaknya kasus scabies di pondok pesantren, Maria Ulfa, dr., Sp.KK., FINSDV dan tim melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan personal hygiene dengan kejadian penyakit kulit di PP. Al Hikam Bangkalan.
Penelitian ini dilaksanakan di PP. Al Hikam Bangkalan.dengan jumlah responden sebanyak 33 santri yang terdiri siswi kelas 8 sebanyak 3 orang, siswi kelas 9 sebanyak 12 orang, siswi kelas 10 sebanyak 10 orang, siswi kelas 11 sebanyak 8 orang. Responden juga didominasi oleh santri usia 16 tahun sebanyak 16 orang.
Sebelum dilakukan penelitian, didapatkan fakta bahwa sebanyak 23 santri mengalami penyakit scabies. 10 lainnya tidak mengidap penyakit scabies.
Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil bahwa sebanyak 16 santri dari 18 santri dengan pengetahuan personal hygiene yang kurang baik memiliki resiko lebih tinggi terkena scabies. Sebaliknya, dari 17 santri, terdapat 10 santri dengan pengetahuan personal hygiene baik lebih banyak yang tidak terkena scabies. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan personal hygiene berhubungan dengan kejadian scabies di Pondok Pesantren.
Yang dimaksud personal hygiene adalah cara seorang individu mencegah timbulnya penyakit dalam diri nya dengan pemeliharaan kesehatan secara tepat. Adapun contoh personal hygiene yaitu mandi dengan air mengalir, menggunakan barang-barang keperluan sehari-hari miliki sendiri, menggunakan handuk sendiri, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kebersihan kuku, dan sebagainya.Dari studi penelitian ini, diharapkan para santri meningkatkan pengetahuan para santri mengenai personal hygiene untuk tidak menggunakan barang secara bersama –sama agar risiko dari penularan scabies dapat diminimalisir. (***)